Forum Ukhuwah Ahlussunnah
Welcome, Guest. Please login or register.

10 February 2012, 02:18:13 PM

Ahlan wa sahlan, bagi pengunjung bisa mendaftar di sini, manfaatkan fasilitas Forum Alilmu untuk menjalin ukhuwah dengan ikhwah dari berbagai daerah, mari berbagi faedah dan saling menasehati di atas sunnah. Masih banyak tema diskusi menarik lainnya di dalam forum setelah antum login nanti.


Pages: [1]   Go Down
Send this topic | Print
Author Topic: Anakku Lahir Setelah Ketuban 'Rembes'...  (Read 1777 times)
0 Members and 1 Guest are viewing this topic.
abu haidar mohammad
Warga Simpatisan
**
Offline Offline

Posts: 15


« on: 19 May 2010, 08:24:21 PM »

 Alhamdulillah, segala puji bagi Allah yang telah memudahkan kelahiran anak kami yang ketiga.


Uploaded with ImageShack.us


Kronologis istri dari awal tanda sampai kelahiran:
-Sekitar 3-4 hari keluar cairan sedikit-sedikit, yang ternyata cairan ketuban.
-Selasa siang di USG, nampak bahwa ketuban sudah berkurang, harus dipacu segera melahirkan biar tidak susah melahirkan dan memang sudah waktunya melahirkan.
-Pukul 13.30-an pil pemacu diminum, terus segera ke RS Bersalin An Nisaa' Cilacap.
-Pukul 14.30 sampai, disuruh bed rest oleh perawat. Perut belum kerasa ada yang mau keluar.
-Pukul 16.30 mulai terasa.
-Pukul 17.00 terasa sakit, makin meningkat.
-Pukul 17.30 sudah pembukaan. Beberapa menit kemudian saya yang sedang mijit punggung dan kepala istri yang kesaklitan disuruh mengambil kain oleh perawat.
-Pukul 17.40 pas kembali ke ruang bersalin, perawat tidak memperbolehkan saya masuk, terdengar percakapan bahwa bayi sudah keluar. Saya menunggu suara bayi menangis, tak lama kemudian suara tangisan bayi terdengar. Alhamdulillah. Sayapun berwudlu bersiap shalat maghrib dan sebelumnya melakukan sujud syukur. Semoga anak ini kelak, bersama dua saudaranya yang lain, bisa menjadi penyejuk mata (qurrata a’yun), yang mau mendo’akan orang tuanya, bersama berdzikir mengingat Allah, senantiasa bertasbih kepada-Nya.

Sebagian hal-hal penting:
Ketika Nabi Muhammad Shalallahu’alaihi wassalam bersabda tentang terputusnya amal anak Adam kecuali tiga perkara, sebagian 'ulama memberikan faidah tentang sabda Nabi Shalallahu’alaihi wassalam, "Au waladin shalih yad'u lahu" (atau anak shalih yang mendo’akan orang tuanya), bahwa ini merupakan bukti tidak ada amalan yang lebih baik yang ditujukan untuk orang tua yg sudah meninggal daripada do'a.


Al Baihaqi dlm As Sunnah-nya menyatakan, sebagian salaf berkata, terkadang aku paksakan diri untuk melakukan jima' dengan istri, dengan harapan kelak akan terlahir darinya keturunan yang bertasbih kepada Allah Ta'ala.

Dalam hadits riwayat Ahmad disebutkan sabda Rasulullah Shalallahu’alaihi wassalam bahwa Allah akan mengangkat derajat seseorang dalam jannah, padahal amalan dia belum mencapai derajat seperti itu, dia terheran, dari mana ini?:"istighfari waladika laka" (permohonan ampunan dari anakmu untukmu).

Dari mendampingi istri melahirkan juga kita bisa mengambil pelajaran tentang biirul walidain, lebih khusus kepada ibu. Suatu hari, Ibnu Umar melihat seorang yang menggendong ibunya sambil thawaf mengelilingi Ka’bah. Orang tersebut lalu berkata kepada Ibnu Umar, “Wahai Ibnu Umar, menurut pendapatmu apakah aku sudah membalas kebaikan ibuku?” Ibnu Umar menjawab, “Belum, meskipun sekadar satu erangan ibumu ketika melahirkanmu. Akan tetapi engkau sudah berbuat baik. Allah akan memberikan balasan yang banyak kepadamu terhadap sedikit amal yang engkau lakukan.”
Logged
Abu muhammad syahrial
Bismillahirrohmanirrohiim
Warga Rajin
***
Offline Offline

Posts: 51


Assalamu'alaykum warohmatullahi wabarokatuh


« Reply #1 on: 01 August 2010, 01:34:51 PM »

barokallahu fiikum

antum sudah punya 3 anak ya akhi,betapa bahagianya didampingi anak anak penyejuk mata.

ana sdh setahun lebih menikah tapi Allah blm mengizinkan istri ana untuk mengandung anak.mohon doanya juga.
Logged

jgn krn sunnah(hukum fiqh) sehingga ditinggalkan,jgn krn makruh lantas dikerjakan
abu haidar mohammad
Warga Simpatisan
**
Offline Offline

Posts: 15


« Reply #2 on: 05 August 2010, 10:02:55 AM »

Wa fiikum baarakallah.
Semoga Allah memudahkan Antum mendapatkan momongan. 
Ada beberapa masukan sih, mungkin agak diluar topik, jadi singkat saja:
-Kalau pernah hamil dan keguguran, kadang ada kista di rahim yang menyebabkan sulit hamil.
-Dari beberapa sumber, vitamin E (ada dalam kacang2 an, bisa juga mengkonsumsi vitamin tablet) bisa meningkatkan kesuburan.
-Ada juga teknik pemijatan, mengingat ada istilah "peranakannya jauh" yang menunjukkan sulitnya terjadi pembuahan, yang setelah dipijat jadi meningkatkan kesuburan.
Wallahu a'lam bisshawab.
Logged
abuhanzhalah
Warga Simpatisan
**
Offline Offline

Posts: 6


« Reply #3 on: 28 March 2011, 05:47:50 PM »

barokallahu fikum
selamat mas istri saya belum hamil juga nih dah nikah selama 4 bulan karena kami masih jauh-jauhan qadarullah..
ana ikut senang dengan lahirnya anak antum ..
Logged
Pages: [1]   Go Up
Send this topic | Print
Jump to: